PENGEMBANGAN DAN INOVASI SILABUS DAN RPP PAI
A. Karakteristik Silabus dan RPP PAI
Karakteristik silabus :
1.Berisi aspek yang lengkap sehingga mempermudah pendidik dalam menyusun rencana pembelajaran
2. Hanya menyajikan 3 aspek yakni kompetensi dasar, materi pokok, dan kegiatan pembelajaran
4. Fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi pembelajaran
5. Disajikan sederhana sehingga mudah dipahami oleh guru dan peserta didik
6. Kurang detail sehingga kurang memberikan peluang kreativitas guruKarakteristik RPP:
a. Memuat aktivitas proses belajar mengajar yang akan dilaksanakan oleh guru yang akan menjadi pengalaman belajar bagi siswa.
b. Langkah-langkah pembelajaran disusun secara sistematis agar tujuan pembelajaran dapat dicapai.
Karakteristik Pendidikan Agama Islam Pendidikan agama dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika (baik-buruk, hak-kewajiban), budi pekerti (tingkah laku), dan moral (baikburuk menurut umum) sebagai perwujudan dari keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Peningkatan kemampuan spiritual mencakup 4 pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan dan bertujuan pada optimalisasi kemampuan yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Ruang lingkup materi Pendidikan Agama Islam yaitu Al-Qur‟an-Hadits, Aqidah, Akhlak, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Sesuai dengan tujuan pembelajaran, penilaian pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia terfokus pada aspek kognitif atau pengetahuan, psikomotor dan aspek afektik atau perilaku.
B. Dasar Filosofis Pengembangan dan Inovasi Silabus dan RPP PAI
Landasan Filosofis pengembangan dan inovasi materi PAI merupakan pertimbangan atau alasan yang menggambarkan bahwa peraturan yang dibentuk dalam pembelajaran mempertimbangkan pandangan hidup, kesadaran, dan cita hukum yang meliputi suasana kebatinan serta falsafah bangsa Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan Pembukaan UndangUndang Dasar Negara
Filosofis atau pandangan hidup dalam dunia pendidikan bertujuan untuk memberikan arah bagi peserta didik dalam belajar. Ketika memiliki arah belajar yang jelas, peserta didik dapat mengeksploitasi kemampuan yang ada dalam dirinya sehingga dapat mencapai hasil terbaiknya.
Filsafat memberikan arah dan metodologi terhadap praktik-praktik pendidikan. Kemudian, praktik-praktik pendidikan memberikan bahan-bahan bagi pertimbangan filosofis. Keduanya sangat berkaitan erat. Hal inilah yang menyebabkan landasan filosofis menjadi landasan penting dalam pengembangan kurikulum.
Landasan filosofis pendidikan merupakan bagian penting yang harus dipelajari dalam dunia pendidikan, hal ini dikarenakan pendidikan bersifat normatif dan perspektif. Selain itu juga, dengan filosofis pendidikan kita akan mengetahui mengapa, apa, dan bagaimana kita melakukan pelajaran, siapa yang kita ajar dan mengenai hakikat belajar. Hal ini merupakan seperangkat prinsip yang menuntun kita dalam melakukan tindakan profesional melalui kegiatan dan masalah-masalah yang kita hadapi sehari-hari.Selain itu juga seiring dengan derasnya arus tukar informasi mengenai sistem pendidilkan yang beragam di berbagai negara, berkembang pula sebuah disiplin baru yang dipandang sejak tahun 1960, yang disebut comparative education. Tujuannya adalah mengetahui berbagai macam perbedaan sistem pendidikan di dunia. Dengan kata lain, bertujuan untuk mengetahui berbagai prinsip yang mendasari pengaturan perkmbangan sistem pendidikan nasional.
C. Tujuan Pengembangan dan Inovasi Silabus dan RPP PAI
Tujuan Pengembangan dan Inovasi Silabus PAI
Silabus haruslah dikembangkan berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik dan lingkungannya Silabus dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik dan tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.Tujuan pengembangan dan Inovasi Silabus PAI diantaranya:7
1) Sebagai acuan untuk mengembangkan pembelajaran dalam mencapai pendidikan yang bermutu dengan standar yang jelas, target yang terukur dan budaya yang akan dicapai.
2) Sebagai pedoman pengembangan perangkat pembelajaran lebih lanjut, mulai dari perencanaan, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan penilaian.
3) Sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian. Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran, rencana pembelajaran untuk satu Standar Kompetensi maupun satu Kompetensi Dasar.
4) Sebagai pedoman untuk merencanakan pengelolaan kegiatan pembelajaran, misalnya kegiatan belajar secara klasikal, kelompok kecil, atau pembelajaran secara individual. Demikian pula, silabus sangat bermanfaat untuk mengembangkan sistem penilaian.
D. Langkah-langkah Pengembangan dan Inovasi Silabus dan RPP PAI
1. Pengembangan SilabusLangkah awal yang perlu diperhatikan dalam mengembangan silabus di madrasah adalah dengan membentuk tim pengembangan silabus yang ditugaskan untuk mengembangan silabus.Langkah yang dilakukan oleh tim adalah mengumpulkan informasi terkait tugas yang diemban dan mempersiapkan buku kepustakaan atau referensi yang sesuai untuk pengembangan silabus di madrasah.Terkait dengan pengembangan silabus di madrasah,tim pengembang silabus haarus memahami semua perangkat yang berhubungan dengan pengembangan silabus pembelajaran,seperti SI yang berhubungan dengan mata pelajaran yang dikembangkan.Adapun langkah- langkah pengembangan silabus sebagai berikut.1. Mengisi standar kompetensi dan kompetensi dasar Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana tercantum dalam standar isi,dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:a. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu atau tingkat kesulitan materi,tidak selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI.9b. Keterkaitan antara standar kompetensi dengan kompetensi dasar dalam mata pelajaranc. Keterkaitan antara standar kompetensi dengan kompetensi dasar antar mata pelajaran.
2. Mengidentifikasi materi pokokMengidentifikasi materi pokok yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dapat mempertimbangkan:a. Potensi peserta didikb. Relevansi dengan c. karakteristik daerahd.Tingkat perkembangan fisik,intelektual,emosional,sosial,spiritual peserta didike. Kebermanfaatkan bagi peserta didikf. Struktur keilmuang. Aktualitas, kedalaman dan keluasan materi pembelajaranh. Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungani. Alokasi waktu
3. Mengembangkan kegiatan pembelajaranKegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antara peserta didik,peserta didik dengan guru,lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam rangka mencapai kompetensi dasar.Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik.Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang 10perlu dikuasai peserta didik.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik,khususnya guru,agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa,yaitu kegiatan siswa dan materi.
4. Merumuskan indikator pencapaian kompetensiIndikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap,pengetahuan dan keterampilan.Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik,mata pelajaran,satuan pendidikan,potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasioanal yang terukur dan dapat diobservasi.Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
E. Contoh Contoh Hasil Pengembangan dan Inovasi Silabus dan RPP PAIdalam Pendidikan Era Society 5.0
Seperti yg sudah kita ketahui bahwa pengembangan RPP ini merupakan salah satu tahapan dalam pengembangan kurikulum, khususnya menjawab pertanyaan “Apa yang akan diajarkan, bagaimana mengajarkannya, serta alat dan cara apa yang digunakan untuk mengukurnya? RPP merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengembangan silabus. RPP bermanfaat sebagai pedoman bagi guru dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran. Beberapa contoh hasil pengembangan & inovasi silabus & rpp di antaranya memenuhi sebagai berikut :
1. RPP yang baik membuat guru lengkap, mantap /yakin sewaktu mengajar
2. RPP menolong guru untuk memkirkan pelajaran sebelum pelajaran itu diajarkan, sehingga kesulitan-kesulitan belajar dapat diramakan dan jalan keluarnya dapat dicari
3. RPP dapat membantu guru dalam mengorganisasi faslitas, perlengkapan, alat bantu pengajaran, waktu dan isi, dalam rangka untuk mencapai tujuan belajar seefektif mungkin.
4. RPP dapat membuat guru berpegang pada jadwal yang telah ditentukan dan menambah keyakinan bahwa prosedur yang dipilih dapat dilaksanakan sebaik mungkin dengan waktu dan fasilitas yang tersedia.
5. RPP dapat membuat guru dalam menghubung kan tujuan dan prosedur kepada tujuan keseluruhan dari mata pelajaran yang diajarkan
6. RPP dapat meyakinkan guru bahwa informasi-informasi penting telah dimasukkan dalam persiapannya.
7. RPP dapat membuat dalam mengurutkan bagian-bagian dari mata pelajaran yang diajarkan
8. RPP dapat membuat guru dalam merencanakan motivasi di kelas, pertanyaan-pertanyaan dan diskusi-diskusi penting yang mungkindiperlukan
9. Dapat dipakai sebagai rekaman dari apa yang telah diajarkan.
10. RPP juga dapat memberikan dasar-dasar untuk perbaikan selanjutnya.Untuk mendapatkan RPP yang baik serta dapat memberikan kontribusi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, inovasi dalam pembuatan RPP mutlak diperlukan.
Pembelajaran merupakan salah satu komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Guru yang dikatagorikan baik salah satunya guru yang menyampaiakan tujuan pembelajaran pada kegaitan awal pembelajaran. Perumusan tujuan pembalajaran biasa berpedoman pada rumus ABCD (Audien, Behaviour, Condition dan Degree). Dalam kaitanya dengan peningkatan kualitas 22pembelajaran guru sebaiknya menggagas tujuan pembelajan dengan kalimat yang inovatif, jelas, realistis, dapat diukur dan menantang/menarik.Sebagai contoh silahkan bandingkan contoh rumusan tujuan pembelajaran berikut!“Setelah pembelajaran selesai siswa akan dapat menjelaskan proses terjadinya fotosintesis.”Dengan tidak mengurangi maknanya, rumusan tujuan pembelajaran tersebut dapat kita ubah dengan kalimat yang lebih realistis, menjadi:“Dalam waktu 10 menit dengan melalui kegiatan praktek siswa akan mampu menjelaskan proses terjadinya fotosintesis dengan dengan baik.”Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus ini, yaitu: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, memadai/adequate, aktual/kontekstual, fleksibel, dan menyeluruh, sebagaimana yang ditentukan oleh Departemen Nasional
Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin pesat. Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Data tahun ke tahun jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia terus bertambah dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai miliaran, isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk pengguna dan lingkungannya. Apa dampak positif dan negatif penggunaan internet bagi remaja, dan bagaimana solusi dalam penyelesaian masalah internet bagi remaja. Keberadaan internet memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja pada umumnya khususnya di masa sekolah. Di sana mereka den
A. Pengertian Teori Pembelajaran PAI Teori adalah sejumlah proposisi yang terintegrasi secara sintaktik dan yang digunakan untuk memprediksi dan menjelaskan peristiwa-peristiwa yang diamati (Snelbecker, 1974 dalam Dahar, 1988: 5). Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Ini berarti bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat sangat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik ketika berada di sekolah maupun di lingkungan rumah maupun keluarganya sendiri. Oleh karenanya, pema h aman yang benar mengenai arti belajar dengan segala aspek, bentuk, dan manifestasinya mutlak di perlukan oleh para pendidik. Adapun pembelajaran secara umum didefinisikan sebagai suatu proses yang menyatukan kognitif, emosional, dan lingkungan pengaruh dan pengalaman untuk memperoleh, meningkatkan, atau membuat perubahan’s pengetahuan satu, keterampilan, nilai, dan pandangan d
A. Pengertian Blended Learning Menurut Semler (2005) “Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems, classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter the others’ weaknesses.”Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial. Blended learning merupakan pembelajaran yang didukung oleh kombinasi efektif dari cara penyampaian, cara mengajar dan gaya pembelajaran yang berbeda serta ditemukan pada komunikasi terbuka diantara seluruh bagian
Komentar
Posting Komentar